Film Movie
Sub Category
Sekelompok masyarakat desa di Thailand berusaha melawan para penjajah Burma yang menyerang wilayah mereka di abad ke-18. Namun, usaha tersebut ternyata harus berakhir sia-sia.
Intro
2025
R
1 h 18 m
Indonesia
Horror
One night at 11:11 sharp, Galih (Rendy Kjaernet), an archaeological student who likes diving and photography, found the whereabouts of Dewi, her mother. Dewi disappeared when Galih was a child on a remote island called Tanjung Biru. Galih travels to the place with three friends, Ozan (Fauzan Smith), Vania (Twindy Rarasati) and Martin Bayu Anggara). During that dive, they find a ship wrecked on the sea floor. Inside the ship they find an ancient artifact that is a clue to look for Galih's mother, but the artifact also brought disaster. The disturbance after disturbance from the guardian ghost of Tanjung Biru hit the group.
Filming Location
127A Smithfield Road, Frederiksted, Virgin Islands
Production
Castle Rock Entertainment
Award
21 wins & 43 nominations total
2025 R 1 h 37 m Indonesia Horror Mystery Thriller
The struggle of Lastini, a wife who is grieving the loss of her husband, Surya, in a strange and mysterious way. However, the wound has not yet healed because their daughter, Arum, also falls ill mysteriously.
Harry menemukan sebuah buku misterius milik Half-Blood Prince. Sementara itu, Horace Slughorn kembali sebagai guru ramuan. Dan kini, Harry dan Dumbledore harus menelusuri masa lalu kelam Voldemort.
Terimakasih pada Warner Bros dan para dubber
Selamat Menonton.
Versi 1080p:
https://drive.google.com/file/....d/17sK_6ypFCDlrE1MKP
Mengisahkan Tsar klan Romanov terakhir di Rusia ketika revolusi. Anastasia, putri Tsar, dan Marie, ibu suri, kabur dari kejaran Rasputin, penyihir jahat yang memiliki dendam pada Tsar, namun terpisah.
Sebuah kisah penuh ketegangan dan aksi menegangkan di dunia kejahatan dan pengkhianatan!
Ketika jurus Snake Fist dilepaskan, tak ada yang bisa selamat dari amarah sang pendekar!
Kegemparan melanda ketika pembunuhan berantai terjadi dan mengincar jantung para pemuka agama. Sebuah keluarga pun tewas dibunuh dengan cara brutal. Seorang gadis dituduh sebagai pelakunya. Namun, kebenaran yang lebih mengerikan siap menyeruak.
"Ballad of a Small Player" adalah film thriller psikologis tentang seorang penjudi bernama Lord Doyle (diperankan oleh Colin Farrell) yang melarikan diri ke Makau untuk menghindari utang-utangnya. Di sana, ia bertemu dengan seorang wanita misterius bernama Dao Ming yang mungkin bisa menyelamatkannya, tetapi juga dikejar oleh detektif swasta, Cynthia Blithe, yang dikirim untuk menagih utangny
Seorang travel tiba di Bangkok, dimana ia mendengar rumor tentang surga di sebuah pulau terpencil - tetapi keberadaan indah segera berubah asam.
Drama komedi di sebuah kampus kedokteran, Doctor G bercerita tentang sebuah perjuangan yang lucu Dr. Uday Gupta, dia mempunyai ke ingininan untuk menjadi seorang dokter spesialisasi dalam Ortopedi, tetapi terjebak di kelas Ginekologi yang semuanya perempuan.
"Ballad of a Small Player" adalah film thriller tentang seorang penjudi bernama Lord Doyle (diperankan oleh Colin Farrell) yang melarikan diri dari masa lalu yang penuh utang dengan pergi ke Makau. Di sana, ia tenggelam dalam dunia perjudian kelas atas, namun nasibnya menjadi rumit ketika ia bertemu dengan dua wanita: Dao Ming, seorang wanita misterius yang mungkin bisa menyelamatkannya, dan Cynthia Blithe, seorang detektif swasta yang mengejarnya untuk mengkonfrontasinya dengan masa lalunya.
Sebuah keluarga yang memiliki ikatan erat dengan tiga laki-laki bersaudara, harus menghadapi berbagai cobaan, tantangan, dan kesalahpahaman, sehingga menciptakan perpecahan dalam klan yang dulunya hidup damai dan bahagia.
Gabung Tele https://t.me/filmdubindo227
Kumpulan tiga cerita pendek tentang aktivitas supranatural di tempat kerja.
Sekelompok komedian dan akrobat dari seluruh dunia tampil di Hong Kong, menyiapkan panggung untuk revolusi. Grup Blue Man Burning Man.
gabung tele https://t.me/filmdubindo227
s
Episode ini mengangkat kisah tragis yang sarat pesan moral dan spiritual tentang pentingnya berbakti kepada orang tua serta konsekuensi dari perilaku durhaka. Cerita berpusat pada seorang anak yang selama hidupnya memperlakukan ibunya dengan buruk, penuh kesombongan, dan tidak menghargai pengorbanan sang ibu. Ia lebih mementingkan istri dan mertua daripada ibu kandungnya sendiri, bahkan sampai mengusir sang ibu dari rumah.
Ketika sang ibu meninggal dunia, proses pemakamannya menjadi penuh kejanggalan. Jenazah yang hendak dimasukkan ke liang lahat terasa sangat berat dan tidak bisa digerakkan, seolah-olah ada kekuatan tak kasat mata yang menahannya. Kejadian ini membuat semua orang yang hadir terkejut dan ketakutan. Mereka mulai menyadari bahwa ada dosa besar yang belum terselesaikan, dan bahwa ini adalah bentuk teguran dari Tuhan.
Sepanjang episode, penonton diajak menyaksikan kilas balik perlakuan sang anak terhadap ibunya—bagaimana ia mengabaikan, menghina, dan menyakiti hati sang ibu demi kepentingan pribadi dan keluarganya. Penyesalan datang terlambat, dan sang anak harus menghadapi kenyataan bahwa maaf tidak lagi bisa diberikan oleh seorang ibu yang telah tiada.
Episode ini juga menampilkan tokoh-tokoh lain yang turut menjadi saksi dan pelaku dalam konflik keluarga tersebut, termasuk istri yang manipulatif dan mertua yang ikut memperkeruh suasana. Semua karakter digambarkan dengan kuat, memperlihatkan dampak dari ketidakadilan dan ketidakpedulian dalam hubungan keluarga.
"Jenazah Di Ganggu Babi Hutan Saat Akan Di Kubur" adalah Episode 61 dari serial FTV rohani Islam Hidayah, produksi MD Entertainment yang tayang perdana di Trans TV pada 11 Juli 2005. Serial ini terkenal dengan episode-episode mandiri yang menyampaikan pesan moral tentang azab ilahi atas dosa-dosa besar, sering kali dengan elemen dramatis dan supranatural untuk mengajak penonton bertaubat. Episode ini termasuk dalam batch episode awal-tengah yang menyoroti tema kezaliman terhadap alam atau hewan, di mana pelaku mendapat balasan memalukan saat prosesi pemakaman.
Episode ini mengisahkan seorang pemburu atau petani kejam (tokoh antagonis utama, sering diperankan aktor seperti Henri Hendarto sebagai "Lord Suroso") yang sering membunuh babi hutan secara brutal untuk dijual dagingnya, meski ia tahu itu haram dan menyiksa hewan. Ia juga zalim terhadap warga desa, seperti memaksa mereka membeli daging haram atau merusak hutan untuk keuntungan pribadi, mengabaikan nasihat kyai desa tentang larangan kezaliman terhadap makhluk ciptaan Allah. Hidupnya tampak makmur dari hasil haram, tapi dosa-dosanya menumpuk.
Puncak azab terjadi saat ia meninggal mendadak (mungkin karena serangan jantung di hutan). Saat jenazahnya akan dikubur di pemakaman desa, tiba-tiba segerombolan babi hutan ganas muncul dari semak belukar, menggali dan mengganggu liang lahat, bahkan menggigit dan menyeret kain kafan jenazah di depan mata keluarga dan warga yang syok. Kejadian ini digambarkan sebagai balasan ilahi, dengan efek suara geraman babi dan angin kencang, membuat prosesi pemakaman berantakan. Akhirnya, jenazah berhasil dikubur, tapi kuburannya terus diganggu hingga malam hari, menjadi pelajaran bagi yang hadir.
"Azab Perampok" adalah Episode 27 dari serial FTV rohani Islam Hidayah, produksi MD Entertainment yang tayang perdana di Trans TV pada 11 Juli 2005. Episode ini termasuk dalam batch awal yang sangat populer karena judul sederhana tapi mencekam, serta menjadi template klasik azab di Hidayah: perampok kejam mati tragis dengan tanda-tanda fisik supranatural.
Tokoh utama adalah Darto, diperankan oleh Henri Hendarto alias "Lord Suroso" – perampok bengis yang tak kenal ampun. Ia suka membunuh korbannya, bahkan tak segan menusuk anak kecil demi uang. Korbannya beragam: pedagang kaya, janda miskin, hingga anak yatim – semua jadi sasaran kebrutalannya.
Malam itu, Darto dan anak buahnya merampok rumah mewah. Dengan dingin, ia menusuk tuan rumah hingga mati, merampas emas dan uang, lalu membakar rumah agar tak ada jejak. Ia tertawa puas sambil mengendarai motor kabur ke hutan gelap, yakin lolos dari kejaran polisi dan hukum manusia.
Namun, saat motornya mogok di tengah hutan, azab ilahi datang tiba-tiba. Tangan kanannya – yang biasa memegang pisau – membengkak parah dan bernanah hijau, lalu jatuh dan patah sendiri dengan suara mengerikan. Darto berteriak kesakitan, melihat bayangan korban-korbannya mengejar dari kegelapan. Tubuhnya membusuk hidup-hidup: kulit mengelupas, daging meleleh, bau seperti bangkai menyeruak.
Akhirnya, ia meninggal di pinggir jalan dalam penderitaan luar biasa. Jenazahnya ditemukan warga keesokan harinya. Saat dimandikan, air mandi berubah merah darah, emas curian keluar dari perutnya seolah “dimuntahkan” dari dalam, dan jenazah bergetar sendiri saat dikafani – membuat semua yang hadir ketakutan.
Cerita ditutup dengan narasi tegas:
"Perampok yang zalim akan dibalas di dunia sebelum akhirat. Harta haram tak pernah membawa berkah."
(QS. Al-Isra: 33 – larangan membunuh jiwa yang diharamkan)