Film Movie
Sub Kategori
Cinta Tak Pernah Tepat Waktu adalah sebuah film Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film tersebut diadaptasi dari novel karya Puthut EA dengan judul yang sama. Film tersebut menampilkan Refal Hady, Nadya Arina, Carissa Perusset, Slamet Rahardjo, Meriam Bellina, dan Morgan Oey.
Film ini bercerita tentang Sari (Ariel Tatum) merintis kariernya sebagai food analyst di perusahaan kawakan Bowo Foods. Ia yang datang dari keluarga sederhana harus membangun karier dari nol di tengah peliknya kondisi ekonomi.
Situasi yang serba terbatas itu membuat Sari mau menerima permintaan sahabatnya, Yasmin (Caitlin Halderman), untuk menjadi joki kencan buta.Yasmin berasal dari kalangan menengah ke atas. Ia merasa jengah lantaran terus-menerus dijodohkan. Ia pun kembali didesak untuk kencan buta dengan seorang laki-laki bernama Utama (Abidzar Al-Ghifari). Kali ini, Yasmin akan digantikan oleh Sari yang telah mengiyakan permintaannya menjadi joki kencan buta.
Sementara itu, Utama juga bernasib tak jauh berbeda karena terus didesak untuk menikah. Desakan paling kencang datang dari kakek sekaligus pemilik Bowo Foods, Eyang Bowo (Slamet Rahardjo). Utama dan Sari akhirnya bertemu dalam kencan buta. Mereka menghabiskan waktu untuk makan malam bersama, tanpa menyadari bahwa Sari adalah karyawan dari perusahaan Bowo Foods. Ia akhirnya dihadapkan dengan identitas yang berlapis, antara menggantikan Yasmin menjadi kekasih Utama hingga jati diri sesungguhnya sebagai pegawai Bowo Foods dari keluarga biasa
Alana (Pevita Pearce) tidak mengerti mengapa dia selalu dikuasai oleh kemarahan, tapi dia selalu berusaha untuk melawannya. Dia lahir saat letusan gunung berapi yang memisahkan dia dan orang tuanya. Dia kemudian diadopsi oleh seorang wanita kaya yang berusaha membantunya menjalani kehidupan normal. Namun, saat dewasa, Alana menemukan kebenaran tentang asalnya bahwa dia bukan manusia biasa. Dia bisa menjadi kebaikan untuk kehidupan atau menjadi kehancuran bila ia tidak dapat mengendalikan amarahnya.[5]
Film ini menceritakan Ian Antono yang selalu dibanding-bandingkan dengan adiknya, Uta Antono. Uta selalu memiliki kehidupan cemerlang sesuai keinginan kedua orangtuanya. Di sisi lain, Ian berusaha mengejar mimpinya dalam karier bermusik. Namun, Uta dan Ian kehilangan orangtua secara mendadak. Ia lalu berusaha untuk kuat dan mengubur semua perasaannya hingga mati rasa.
18+
nntn aja
milea
1991
serem
Setelah ibunya meninggal, Alma (Cinta Laura) dan adiknya, Mia (Callista Arum) pindah dari Jakarta ke Surabaya karena Alma mendapat pekerjaan sebagai manajer di Apartemen Sasmaya. Anehnya, lantai 6 di apartemen itu ditutup. Karena ada hal mendesak, Alma dan Mia terpaksa masuk ke lantai tersebut dan masuk ke unit nomor 610. Mereka melihat sosok seorang wanita dan anak kecil perempuan misterius di sana yang berkata, “Patang dina, maghrib…” Sejak itu Alma dan Mia mulai mengalami teror mengerikan. Ternyata unit 610 itu adalah sebuah tempat angker. Siapapun yang membukanya akan mati dalam empat hari di waktu maghrib.
Film ini berisi tentang kelanjutan kisah Kartika setelah ayahnya, Dodo mendapat hukuman mati. Namun, selama ini Kartika tidak tahu bahwa ayahnya sudah meninggal, ia hanya tahu bahwa sang ayah masih ada dan tengah menjalani hukuman di penjara.
Rupanya, semua pihak sudah sepakat untuk menyembunyikan kenyataan bahwa Dodo sudah meninggal demi melindungi perasaan Kartika. Selaku Kepala Lapas yang menampung Kartika, Hendro dan sang istri Linda tetap ingin merahasiakan nasib tragis yang dialami ayahnya. Begitu pula dengan teman satu sel ayahnya yang juga masih menutup rapat fakta tersebut. Mereka kompak bersikap biasa saja saat Kartika masih diselundupkan ke dalam sel untuk menjenguk ayahnya.
Kujang
ngga tau
Sorop adalah sebuah film horor Indonesia tahun 2024 yang disutradarai oleh Upi dan diproduseri oleh Manoj Punjabi. Film tersebut menampilkan Hana Malasan, Yasamin Jasem, Ratu Felisha, Egi Fedly dan Brilliana Arfira. Film tersebut dirilis pada 19 Desember 2024.
Sebelum 7 Hari adalah film Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Awi Suryadi berdasarkan filem pendek pada tahun 2021 berjudul sama. Pemainnya antara lain ialah Agla Artalidia, Anantya Rezky Kirana, Sulthan Hamonan, Haydar Salishz, Mian Tiara, Fanny Ghassani dan banyak lagi. Film ini tayang perdana di bioskop tanggal 23 Januari 2025.[1]
Pengantin Iblis (bahasa Inggris: The Demon's Bride); adalah film horor Indonesia yang tayang pada 29 Januari 2025. Film Pengantin Iblis disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan ditulis oleh Lele Laila. Film produksi Lyto Pictures ini dibintangi oleh Taskya Namya, Wafda, Arla Ailani, Givina, Bukie B. Mansyur, Elly Luthan, dan Ratna Riantiarno Film ini berdasarkan ritual kisah nyata yang terjadi di masyarakat. Film ini juga diproduseri oleh Andi Suryanto dan Marcella Daryanani yang sebelumnya beliau film Pamali dan Pamali : Dusun Pocong.
Awal film terlihat seorang perempuan yang baru menyelesaikan kuliahnya, bernama Mahya atau sering dipanggil Maya. Teman dekat Maya, yaitu Duma, menanyakan tujuan Maya setelah lulus. Maya pun berkata bahwa dia akan segera menikah
Film ini menceritakan kisah hidup Jeru (Gilga Sahid), seorang pemuda sederhana yang bercita-cita menjadi musisi sukses bersama grup musik campursari-nya, Konco Seneng. Dalam perjalanannya meraih impian,
Ketindihan adalah sebuah film horor Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Dyan Sunu Prastowo, diproduseri oleh Chetan A. Samtani, dan ditulis oleh Widi Lestari. Film tersebut menampilkan Haico Van der Veken, Kevin Ardilova, Donny Damara, Wulan Guritno, dan Zee Zee Shahab Film tersebut dirilis pada 9 Januari 202
"Qodrat" merujuk pada film horor aksi religi Indonesia yang dirilis pada tahun 2022. Film ini dibintangi oleh Vino G. Bastian dan Marsha Timothy, disutradarai oleh Charles Gozali, dan tayang perdana di bioskop pada 27 Oktober 2022. Film ini juga memiliki sekuel, "Qodrat 2", yang tayang perdana pada 31 Maret 2025.